Manurung United menyapa dunia : Horas!
Ditulis oleh m4nurung di/pada 23Desember , 2007
Horas ma di hita sude pangisi ni portibi on
Salam damai untuk seluruh penduduk bumi
MANURUNG United adalah versi moderen dari tagline yang sudah berurat berakar selama berabad-abad : Manurung sipolin-polin. Manurung satu warna, itulah terjemahan bebas istilah bahasa Batak kuno ini. Sebuah wasiat suci yang diwariskan turun-temurun, agar setiap marga Manurung menjaga kesatuan dan solidaritas Manurung untuk selamanya.
Manurung sipolin-polin adalah buah kearifan para leluhur Manurung yang memiliki visi futuristik, bahwa setelah mereka berlalu ada kemungkinan keturunannya mengalami perpecahan. Potensi ke arah itu memang ada berhubung Raja Manurung memiliki tiga anak : Hutagurgur, Hutagaol, Manoroni. Namun berkat adanya wasiat suci tadi, sampai detik ini Manurung masih satu.
Kalau dibandingkan dengan perpecahan di banyak marga yang umumnya disusul dengan “proklamasi” marga baru, keutuhan Manurung hingga detik ini merupakan prestasi yang menarik untuk dikaji. Manurung adalah salah satu marga tertua, merupakan generasi keenam dari leluhur etnis Batak yaitu Raja Batak. Kalau dicermati silsilah marga-marga lain, sebagian besar sudah pecah pada generasi keempat. Tak sedikit di antara sub-sub marga kemudian pecah lagi, membentuk sub-sub marga baru yang nantinya bakal pecah lagi berkali-kali.
Tidak ada maksud menepuk dada atau menyombong dengan mengemukakan fakta ini. Bangga memang ya, karena leluhur Manurung ternyata sangat arif dan futuristik. Hanya dengan sebuah tagline atau semboyan yang sederhana, mereka berhasil mengikat keturunannya–puluhan generasi kemudian–untuk tetap mengibarkan satu bendera : Manurung United.
MESKI belum tersedia data statistik yang valid, bisa dikatakan, Manurung adalah salah satu marga terbesar di antara sekitar 400 marga Batak. Di Tapanuli, marga ini memiliki “home base” yang lumayan luas, terentang dari Parapat sampai Porsea, mencakup hampir setengah luas wilayah Kabupaten Toba Samosir. Sedangkan di perantauan, hampir di semua kota di Indonesia ada marga Manurung. Mayoritas bermukim di Jakarta, Bogor, Tangerang. Depok dan Bekasi.
Baik di kampung halaman maupun di perantauan, Manurung punya reputasi bagus sebagai marga yang cinta damai. Kaum prianya rata-rata berperangai tenang, kuat pengendalian diri dan lebih suka menyelesaikan perselisihan dengan berunding atau diplomasi. Mungkin karena karakternya itulah, sedikit sekali marga Manurung yang menjadi anggota TNI, Polri atau preman.
Ada juga faktor lain yang membuat kaum pria Manurung cenderung mengekang diri dan kurang garang dalam interaksi sosial sesama orang Batak, yaitu lantaran banyak betul marga yang memanggilnya Tulang (paman dari garis ibu) , karena ibunya, neneknya atau leluhurnya beberapa generasi ke atas adalah boru Manurung (perempuan bermarga Manurung). Kedudukan Tulang sangat terhormat di dalam masyarakat Batak, maka yang bersangkutan “terpaksa” menjaga sikap dan perbuatan agar sesuai dengan kedudukan itu.
Salah satu marga yang lahir dari rahim boru Manurung adalah Tambunan. Leluhur marga ini bahkan terlahir di kampung halaman Manurung di daerah Sibisa. Fakta historis ini sudah menjelaskan dengan sendirinya, Manurung memang baik hati dan mengayomi bere atau keponakannya. Hal inilah yang membuat para sepupu Tambunan yang tergabung dalam rumpun marga Silahi Sabungan ikut menghormati Manurung sebagai Tulang.
Fakta tersebut di atas, betapa banyak marga yang menghormati Manurung sebagai Tulang, sebenarnya merupakan anomali atau kenyataan yang ganjil. Kenapa? Karena bertolak belakang dengan sifat umum kaum prianya, kaum perempuan (boru) Manurung justru terkenal agresif, garang, nekad dan independen. Selain itu, jarang sekali boru Manurung berwajah cantik, tapi ternyata malah laris manis dan menjadi ibu yang melahirkan banyak marga di kalangan etnis Batak.
Kenapa bisa begitu ? Ternyata di balik sikapnya yang pemberang, garang dan pembangkang (plus cerewet juga), boru Manurung selalu berbakti secara total demi meningkatkan kesejahteraan dan mengangkat harkat serta martabat keluarga suaminya. Mereka dikenal pekerja keras, ulet dan tidak jaim, sehingga pekerjaan kasar pun dilakoni. Kalau martabat keluarga suaminya direndahkan orang lain, dia akan maju paling depan melabrak pelakunya.
Fakta yang kontradiktif inilah yang melambungkan reputasi boru Manurung, sehingga banyak marga yang mendambakannya menjadi menantu. Dan itu pula salah satu faktor yang membuat marga lain menaruh hormat pada Manurung.
Inilah sekilas salam perkenalan dari marga Manurung untuk warga dunia. Sebuah ikhtiar kecil untuk mendorong dan mewadahi komunikasi positif di kalangan halak hita, untuk selanjutnya disumbangkan demi memperkuat keindonesiaan kita.
Horas!
Bob Manurung
S.L. Manurung berkata
Ok. saya setuju, Manurung Sipolin-polin adalah alat pemersatu dan perekat bagi ketiga Manurung bersaudara, tetapi saya lebih setuju banget apabila daya perekat itu diperkuat dengan memperkatakan utuh Poda Raja Toga Manurung (Portam): Manurung Sipolin-polin Sisada Anak Sisada Boru, dan pada waktu bersalaman sesama Manurung diikuti dengan kata-kata Manurung sipolin-polin sisada anak sisada boru.
Untuk mendukung Portam ini kokoh teguh dari generasi ke generasi orang tua sekarang harus meyampaikan Portam ini kepada generasi berikutnya seperti marga Tambun/Tambunan yang menyampaikan tona nenek moyangnya kepada keturunannya, dimana dan kapan kau berjumpa dengan marga Manurung beri hormat dengan memanggilnya Tulang. Ternyata tona itu kokoh hingga sekarang, dan bila anak muda (besar kecil)Tambun/Tambunan bertemu dengan marga Manurung pasti dia berkata tulangku do Manurung. Hebat bukan.
Agar orang tua Manurung dapat meyampaikan Portam dengan baik dan jelas kepada putra-putrinya perlu disampaikan telaah harfiah: polin, sipolin-polin, sisada anak sisada boru.
Saya mencoba menambahkan sedikit makna polin: Manuk mira polin, ayam jantan yang unik, gagah tiada tandingannya dan suara kokoknya merambat jauh menembus ruang. Sebutir Boras/beras yang polin berasal dari sebutir padi yang kulitnya sudah terlepas. Sebutir beras yang polin adalah beras utuh, tampa cacat, besar dibandingkan dengan butiran lain dan bening. Ingat padi yang digiling di penggilingan,atau ditumbuk di lesung, butiran-butiran yang tidak utuh/pecah jauh lebih banyak dari yang butiran utuh. Dengan demikian diharapkan pembaca dapat menyimak makna sipolin-polin.
Manurung sisada anak sisada boru. Anak (putra) dan boru (putri)satu keluarga Manurung adalah putra dan putri dari keluarga Manurung sedunia, dimanapun ia berada. Sekalipun putra dan putri tidak lagi mempunyai ayah dan ibu mereka tidak merasa yatim piatu karena dimanapun mereka berada disitu ada orang tuanya, dan orang tua itu wajib mengaku mereka adalah putra dan putrinya dan memperlakukan mereka seperti anak sendiri. Dan terakhir, sampai kapan pun Manurung sipolin-polin sisada anak sisada boru tidak diperbolehkan sesama marga Manurung marhula-hula marboru.
m4nurung berkata
Horas,Manurung si polin-polin sisada anak sisada boru.
Berikutnya tinggal masalah teknis bukan ? Aku Manurung Hutagurgur dari Porsea, apakah harus panggil abang atau poang ?
Terima kasih untuk penjelasannya yang sangat lengkap dan gamblang.Sekalian pula dengan ini aku minta dukungan, kritik dan saran agar blog ini bermanfaat buat kita semua, terutama buat marga Manurung sedunia. Tujuanku membuat blog ini tidaklah muluk-muluk, yang terutama adalah menjadi media komunikasi bagi marga Manurung dimanapun berada, sekaligus sebagai media interaksi dengan masyarakat Batak pada umumnya dan warga Indonesia secara keseluruhan.
Ada dua masalah aktual dan krusial yang perlu mendapat perhatian Bangso Batak sekarang juga, yaitu kerusakan lingkungan di Bona Pasogit dan menipisnya kebanggaan sebagai orang Batak pada halak hita di perantauan. Pada anak-anak Batak yang lahir di perantauan keadaannya lebih memprihatinkan : umumnya tidak bisa lagi berbahasa batak dan jika memperkenalkan diri pada teman-temannya dari suku lain dia malu menyebut dirinya Batak (biasanya bilangnya orang Medan).
Aku harap ada yang mau menyumbang tulisan mengenai belajar bahasa batak yang mudah dan menyenangkan. Jangan-jangan sudah ada pula yang menyelenggarakan kursus bahasa Batak ?
Pokoknya, segala macam kegiatan kursus, pelatihan, sanggar dan bentuk kegiatan lainnya yang bertujuan meningkatkan penguasaan dan apresiasi terhadap seni budaya Batak, akan aku publikasikan di blog ini.
Mauliate
Horas
Rudi Manurung berkata
Saya sangat setuju dengan apa yang abang/bapauda tulis itu. Saya kebetulan Manurung Simanoroni, apa yang abang katakan itu adalah fakta yang harus tetap kita pegang teguh, bahwasanya Manurung adalah si sada anak si sada boru. Karena cintanya/sayangnya Manurung terhadap boru maka punguan yang saat ini makin mempererat kita Manurung adalah PATAMBOR, bukan hanya Toga Manurung saja, tapi juga ikut Boru. Saya yakin semakin ke depan akan semakin bertambahlah Bere kita yang juga tetap meyakini bahwa Manurung itu Si Polin-polin. Hahadoli nami do hamu si Hahaan dohot si Paitonga, jadi horas ma di akka abang ni iba jala horas ma di hita saluhut Mnurung Sipolin-polin.
m4nurung berkata
@ Rudi Manurung
Karena kita Manurung tidak mengenal penomoran, maka panggil saja aku abang. SOalnya aku Hutagurgur, sedangkan kau Manoroni.
Terima kasih atas tambahan keterangannya. Sering-seringlah berkunjung kawan.
heber berkata
@ M4nurung
Maksudnya Manurung tidak mengenal penomoran gimana ya? Bukannya setiap Manurung memiliki nomor garis keturunan?Saya kurang mengerti tentang hal ini, apakah Manurung Simanoroni harus selalu memanggil abang ke pada Manurung Hutagurgur dan Manurung Hutagaol? seperti misalnya saya yang berusia 22 thn harus memanggil abang ke pada Manurung Hutagurgur dan Manurung Hutagaol yang berusia 15 tahun? atua giman saya harus memnaggil dia? trimakasih atas penjelasannya.
Horas,
Toga Manurung Sipolin-Polin Sisada Anak Sisada Boru
hermano_manroe@yahoo.co.id berkata
Menurut saya banyak saat ini Boru manurung YANG CANTIK@>> Karena state sebelumnya menyatakan bahwa boru manurung berparas biasa…menurut saya itu agak sedikit keliru.
HORASSSSSSSSSSSS……………….
JHON WISLY MANURUNG berkata
Horas ma dihita sude Ampara
Benar Manurung adalah sipolin-polin sisada anak sisada boru !
Selamat atas terbentuknya blog ini tuk dapat menampung buah-buah pemikiran kita generasi muda Manurung yang sudah mulai menampakkan keberadaannya di negara kita maupun dunia melalui generasi emas Manurung yaitu seperti Edison manurung,Timor Manurung dan Patambor yang ada di USA dan negara lainnya.
Ampara saya manurung hutagurgur dan berasal dari Kab.Batubara dan Istriku br Nadapdap dari Balige dan domisili di Bekasi. Saya merasakan sekali kekeluargaan kita manurung ini bila dibanding dengan marga lain memang kita tidak mengenal istilah nomor dan tidak boleh MARSIBUATAN itu harga mati pada tarombo marga hita. Dan saya juga pernah dapat beasiswa dari PATAMBOR oleh Ampara Edison manurung itu bukti komitmen Manurung itu satu dan peduli dengan DONGAN SABUTUHA.
Teringat masalah Boru Manurung pada tataran dipergaulan sehari-hari memang benar yang diceritakan ampara diatas tetapi skarang sudah banyak yang cantik-cantik terutama boru yang ada diBekasi ini wah kalah Sophia Latjuba ha..ha..ha..benar gak bohong !
Ampara Robert Manurung yang pernah akses di blog Batubaranews ya ? Terimahkasih sudah makin banyak generasi muda manurung yang muncul saya lihat diblog-blog bahkan dimasyarakat baik lokal maupun nasional.
Ampara aku mengimbau mari kita buat kumpulan naposo bulung/generasi muda Manurung sehingga bisa menghasilkan kader SDM yang potensial pada masa yang datang. Dan mari kita dukung sepak terjang Ampara Drs.Edison Manurung SH MM dalam kegiatan2 sosialnya baik di EDISON MANURUNG CENTRE ( EMC ) maupun PATAMBOR. Dan selamat sukses atas pembangunan sekretariat Patambor yang lagi tahapa pembangunan.
BRAVO MANURUNG, MANURUNG NUMERO UNO
Horas ma di hita sasudena PINOMPAR ni OMPU RAJA TOGA MANURUNG seDUNIA.
NB: No.contact 081311352368
92129660
chris manurung berkata
Horas!…wah!nambah lagi nih tempat untuk curhat,ide,pengalaman dan pengetahuan.apalagi MANURUNG pula yang empunya.Tu angka sude dongan tubu,nang songoni ibotonghu salam kenal!Kalo menurut saya tidak ada salahnya penomoran(sundut)diterapkan di marga kita,melihat perkembangan dan pertambahan jumlah jiwa keturunan ompung kita Raja Toga Manurung yang telah tersebar diseluruh Indonesia bahkan sampai keluar negeri.Kalau di keluarga sendiri aku berusaha untuk bisa mempraktekan hal tsb namun tetap memperhatikan norma2 yang ada agar tidak ada pihak2 yang tersinggung.Saya sendiri sebenarnya tidak begitu setuju dengan pendapat yang mengatakan penomoran itu tidak perlu.Biasanya sesama marga (dahulu kala)Manurung,setelah mengetahui marganya sama,pastinya akan menanyakan domisilinya,yang tujuan pasti untuk menentukan siapa si abangan siapa siadikan.Saat ini mungkin cara2 seperti itu tidak bisa menjadi tolok ukur,mengingat pesatnya pertambahan jiwa pomparan Ompuntai yang melampaui batas2 domisili tiap2 “parompuan”.Dan diparserahan juga banyak yang tidak lagi mengetahui tarombonya secara jelas.Saya rasa perlu juga kita membuat forum diluar untuk berdiskusi,salah satunya mengenai tarombo serta adat dan budaya Batak,khususnya dilingkungan marga Manurung.Jadi songonima jolo pendapathu,mudah2an adong tingkita boi pajumpang secara langsung tu hamu sude angka dongan tubuniba na adong diseluruh Indonesia.Tuhanta ma namamasu-masu hita saluhutna.Amen!
Hendra Manurung berkata
horas tu hita sasude marga manurung
((mohon maaf kl salah kata2 di ats soalnya g banyak tau masalah adat secara luas ( yg basic dah di mengerti) walaupun sering di ceritain oleh papa saya, tp gitulah kadang bingung sendiri!)
perkenalkan saya Hendra Manurung, kelahiran Jayapura_Papua !! kampungnya papa di porsea ( lumbankuala) tp oarang opung dah merantaiu ke kisaran ,mama boru Situmorang sian lagubotisekarang lg kuliah di ITS surabaya
saya salut kepada abang, yang dah buat blog ini..kiranya blog ini bs merekatkan kita sebagai marga manurung,n sebagai media bagi kami2 dari perantauan yg mau belajar lebih tentang adat khususnya sejarah manurung, jujur aq baru tau sejarah manurung dari blog ini, semenjak kul di surabaya baru tau bonapasogit,soale jauh bgt kl mau pulang kampung dari papua he..he..
harapan ku : semoga kita marga manurung bisa saling membantu n janganlah sombong ( ku rasa g ada de) n di blog ini bs muatin informasi bt lowongan pekerjaan he..he..
thanks
cayo for manurung family
GB
Robert Manurung berkata
@ Heber Manurung
Betul. Biarpun Seorang Hutagaol dan Manoroni sudah ompung-ompung, tetap saja memanggil abang atau haha partubu kepada Hutagurgur. Kompromi untuk perbedaan usia adalah si balita Hutagurgur memanggil bapauda kepada Hutagaol dan Manoroni yang jauh lebih tua.
Mauliate
Horas
reza manurung berkata
horas abang-abang semuana..
aku reza manurung,tptna manoroni,tp,klo ditanya orang,”dimana kampungmu..?”q jawabla di medan,krn memenag gak tahu aku dmn “kampung”q itu.memang betul itu bang,klo manurung agak pendiam,tp klo boru manurung,jgn dibilang….oiya bang,adakah KURSUS BAHASA BATAK di medan atau jakarta?krn aku blm bisa bahasa batak bang,tp ad prnh ku liat di blog,kursuss bahasa batak 75rb pr jam,klo segitu,tak tolok la awak…
sukses semuana manurung…!
Jhonny SianRajaTuri berkata
Horas ma tu sude angka da tulanghu !
Jumolo hupasahat jalang tabi dohot jalang somba tu sude tulanghu pomparan ni Raja Manurung sipolin-polin.
Santabi tu tulanghu M4nurung, boasa ndang dibahen tulang angka boru ni Raja Manurung i ma : 1.Siboru Pinta Haomasan \ Raja Tambun
2.Siboru Anian Na Uli \ Raja Turi
Molo na muli tu Tuan Lahi Sabungan i ma Siboru Nailing pinaribot ni Raja Manurung.
Tulang adong na laho sungkunonhu saotik.Tarsingot tu ompung nami boru Si Harinuan boru Manurung na muli tu ompung Raja Harinuan Doli ( Datu Bolon Na Sapanjou-jouan manang Na sagoar ) molo bahasa indonesiana tulang, Sepasang Dukun Besar\Sakti yang mempunyai nama sama.Molo na huboto tulang pahompu ni ompung Raja Siampudan\Simanoroni do ompung Siharinuan boru, alai ndang huboto manang boru ompung na dia sian anak ni Raja Siampudan.Urupi tulang majolo au mangalului Tarombo ni ompung Raja Siampudan\Simanoroni.
Ni on ma saotik tarombo ni amang boru muna Raja Turi:
Raja Turi \ Anian Na Uli Boru Raja Manurung :
1.Simangonding (Raja Onding) \ Boru Raja Napitupulu:
1.Raja Harinuan Doli \ Si Harinuan Boru Raja
Manurung dohot Boru Raja Manalu Ruma Hole
2.Tuan Lata Lasiak (Silatalasiak)
2.Lumban Gambiri
3.Lumban Mataniari
Molo au tulang pomparan ni Raja Harinuan do, alani umbahen na ditonahon angka da ompung tu hami ndang bere ni marga Manurung be hami, alai gabe anak ni hambing muna na hami tulang.
Hupasahat Mauliate godang tu Tulanghu M4nurung dohot tu sude tulang Marga Manurung sipolin-polin manang na di dia maringanan.Sai ompunta Debata ma mangaramoti hita saluhutna.
Horas !
Bosman Manurung berkata
Horas ma di hita sude,
Salut ma tu hita di ruas manurung sipoli polin sisada anak sisada boru,
Memang generasi nuaengon langka do na boi manang na olo marsiajar bahasa batak.
Molo pengalamanhu, memang na ro sian natua-tuanta do, molo mereka berkomunikasi dijabu, diusahon ma marhata batak asa terbiasa pinggol mambegei. Au nunga tubu di banten do alai boi marbahasa batak ia tung marpasir-pasir.
Jadi tu hami angka generasi muda ni manurung na lahir di perantauan… diusahakan unang lupahon hamu bahasa persatuan nta manag didia pe hita berada pasti do bahasa batak olo gabe langkah awal menimbulkan rasa persaudaraan…
Sai anggiat ma Tuhanta mandongani hita saluhutna….
Amen…
berseman manurung berkata
biasalah kalau manurung , yg pentingb di Marga Manurung intern ada 3 : Manurung Hutagugur . Manurung sibitonga , manurung siapudan (si Manoroni) , kalau Manurung si Manoroni panggil ke Hutagugur yg panggil abang, sedangkan Manurung Sibitonga panggil ke si Manoroni yg panggil Adik , begitu aja menurut tingkatannya saja.
Bersama Toba berkata
Horas..
ikhtiar kecil untuk mendorong dan mewadahi komunikasi positif di kalangan halak hita.
Admin http://bersamatoba.com
Ivan.N70 Blogger Batak
Lintong C Mnurung berkata
Manurung Sipolin-polin, Sisada anak, Sisada boru…..falsafah ini bukan sekedar kata-kata mutiara, ia bermakna pemersatu, pengikat menghilangkan rasa egois dan tinggi hati. Ini semua merupakan kerinduan bagi kita seluruh marga Manurung. Tinggal bagaimana kita meralisasikannya, apakah rasa cinta dan mengasihi satu marga bisa selalu kita laksanakan dalam kehidupan sehari-hari (ai mangkuling do mudarta molo adong dongan tubuta na kurang mampu….ta sukkun ma dibahasan roha ta) Salam sejahtera dan semoga Tuhan selalu menyertai kita. Amin
heber_manurung berkata
@Robert Manurung
Terimakasih jawabannya Bapa tua. tp saya masih mau nanya ni, boleh kan? Karena saya masih kurang mengerti tentang silsilah kita.
misalnya, Manurung Simanoroni dengan No garis keturunan 14 harus memanggil apa ke Manurung Hutagurgur dengan No garis keturunan 15?
catatan: Manurung No garis keturuna 14 dan 15 pada usi yang sama.
trimakasih
HORAS
berseman manurung berkata
biasalah kalau manurung , yg pentingb di Marga Manurung intern ada 3 : Manurung Hutagugur . Manurung sibitonga , manurung siapudan (si Manoroni) , kalau Manurung si Manoroni panggil ke Hutagugur yg panggil abang, sedangkan Manurung Sibitonga panggil ke si Manoroni yg panggil Adik , begitu aja menurut tingkatannya saja.
Manurung Si Manoroni mau urutan ke berapa aja , kalau panggil ke Manurung Hutagurgur ya tetap Abang atau Bp Tua , utk hal pangigil memanggil ya liat aja , dan pada prinsip nya yg Manurung yg muda panggil Abang ke yg diatasnya, itu aja prinsip nya.
Ali widodo Manurung berkata
Aparaku..ada yg tau silsila Manurung gak yah??mohon kalo ada yg tau asal muasal manurung tolong disharing yah…biar kita tau.tanks yah
Joseph Manurung berkata
Wah thanks God, Finally I found this informatif page…waduh kok jadi ngomong jawa…..
)
Halo all…
Gileeee asik banget bacanya, puji Tuhan saya Manurung Hutagurgur…lahir di jawa, Kampung (kata bokap) doloknagodang…bokap sendiri lahir di Porsea..sekarang tinggal di JaTeng…
Istri (was br jawa) sekarang dah mangadati br Sipayung
Saya jauh dari pengetahuan tentang Batak dan adat istiadatnya….bukan salah ortu, tapi saya saja yang kurang aware….tapi saya tidak malu bilang kalo saya orang Batak (numpang lahir di jawa
Yang bikin malu justru kalo ketemu orang Batak dan diajak ngomong Batak…wuaaaaaaaaaahhhhhhh…..
Tapi saya pengen belajar….terimakasih sudah bersusah payah buat halaman ini dan halaman-halaman lainnya…
Manurung United : Global sekali!! Mantabssss…
Btw, kalo Manurung Hutagurgur ke Manurung Hutagurgur juga, manggilnya apa dong?
Rgrds GBU all
august erha berkata
Assalammualaikum
Salam sejahtera
Saya muslim,etnis Jawa, dan kebetulan beristri boru Manurung,anak 2 , dan sekarang tinggal di Medan (Horas!!)
Baru aja nih tinggal di Medan, setelah sbelumnya keliling2 kota (kerna alasan mutasi dinas), dari Jakarta,Bandung, ampe Banjarmasin n Palangka Raya baru balik ni kami ke kampong isteri…
Wah senang sekali saya adanya blog ini, paling tidak membuka mata saya tentang apa dan bagaimana tentang marga isteri saya……………….
Kelihatannya lucu ya kenapa saya sebagai orang Jawa lha kok malah ngurus masalah ini (harusnya ini jadi urusan istri tersayang)…but it is not a problem for me,ok!
Abang2 ipar n Kakak ipar saya, tau tuh nggak perni ngasi tau ke kami tarombo mereka ke saya, n isteri tersayang awak juga tak kasi tau ke awak ….Katanya mereka ada juga, tak tahulah apa karena kami tak minta juga ya……
Yap, karena persaudaraan orang Batak begitu kentalnya dibanding kami orang di Jawa ini,palagi kami berniat untuk menetap di Tano Medan ini, saya bermaksud ingin mencari tahu apa sih MANURUNG itu!
Biar secara adat kami juga tak salah melangkah di tano Batak ini, sebab keluarga isteri amat beragam keturunannya!
Isteri saya adalah anak ke bungsu dari 8 bersaudara, mertua (alm) yang beristeri boru Hasibuan (alm),mertua berasal dari Kisaran, sedang opung isteri saya (bapa nya mertua ) berasal dari tanah Tapanuli,–arkian keluarga besar Manurung kami masih banyak yang tinggal di Kisaran,–kalo di Medan cuman tinggal kami aja….(Cuma mertua saya aja yang katanya merantau sampe Medan ni )…..
Ok saya setuju dengan pendapat Sdr. Bob Manurung :
“Baik di kampung halaman maupun di perantauan, Manurung punya reputasi bagus sebagai marga yang cinta damai. Kaum prianya rata-rata berperangai tenang, kuat pengendalian diri dan lebih suka menyelesaikan perselisihan dengan berunding atau diplomasi. Mungkin karena karakternya itulah, sedikit sekali marga Manurung yang menjadi anggota TNI, Polri atau preman”
Wah kok benar ya,karakter abang2 ipar saya cenderung begitu , dan profesi abang n kakak ipar saya kok juga sesuai, abang2 n kakak ipar saya itu ada yang bekerja sebagai elite PNS,guru PNS,manajer perkebunan, manajer farmasi , Telkom, ada juga karyawan swasta”
Dan keluarga besar kami tidak hanya di Medan ini saja mereka menyebar di Binjai,Aceh,Pekan Baru,Jakarta,dan Bandung ….(dulunya saya juga sempat ngilang ke Kalimantan )
Tapi abang saya juga pernah ngomong bahwa marga Manurung itu tak sembarangan memilih menantu (tak tahulah apa artinya itu, yang jelas anak2 dan menantu2 mertua kami semuanya adalah orang yang mandiri dan kebanyakan sukses dalam karir dan materi..(maaf bukannya membanggakan diri )
Sdr. Bob Manurung juga bilang:
“Kenapa bisa begitu ? Ternyata di balik sikapnya yang pemberang, garang dan pembangkang (plus cerewet juga), boru Manurung selalu berbakti secara total demi meningkatkan kesejahteraan dan mengangkat harkat serta martabat keluarga suaminya. Mereka dikenal pekerja keras, ulet dan tidak jaim, sehingga pekerjaan kasar pun dilakoni. Kalau martabat keluarga suaminya direndahkan orang lain, dia akan maju paling depan melabrak pelakunya.”
Ini bener juga she , hmm dan saya sangat bersyukur isteri saya berkarakter demikian (Alhamdulillah), dan emang kok suami2 kakak ipar saya kebanyakan telah jadi orang bener, ada yang jadi manajer di Telkom,Kepala Sekolah SMU, dan pejabat di suatu institusi pemerintah ( saya sendiri sekarang masih berjuang keras meniti karir di suatu departemen pemerintah, tarus terang kalo tak ada dorongan isteri tak bisa saya bisa sampai ke posisi saat ini)
Sdr. Bob Manurung juga bilang:
“Fakta yang kontradiktif inilah yang melambungkan reputasi boru Manurung, sehingga banyak marga yang mendambakannya menjadi menantu. Dan itu pula salah satu faktor yang membuat marga lain menaruh hormat pada Manurung”
Jelas ini tak terbantahkan!!, terutama pada poin” sehingga banyak marga yang mendambakannya menjadi menantu”
Cuman ada yang saya gak setuju Bung Bob Bilang “ jarang sekali boru Manurung yang berwajah cantik”, tetapi kenyataanya tidak demikian, sebab isteri saya tercinta memang benar cantik, dan sangat cantik paling tidak menurut saya sebagai suaminya tercinta!!!
OK salam sejahtera buat semuanya!!
Wassalammualaikum
sahala.manurung berkata
Kungjungilah web majalah patambor berikan masukan yang berarti untuk kemajuan web patambor.atau kirim saran atau artikel ke mail@patambor.com horas3x klik
patambor.com
Luxer Manurung berkata
horas dah bah tuh hamu marga manurung na adong di luat portibi on..
au sian IRIAN JAYA BARAT..
benar nya itu klo manurung ga pake penomoran, krn kmren saya berantam mulut dohot marga manurung, tp sama2 hutagurgur. dia bilang klo manurung pake penomoran..
gmn caranya bwt dia percaya klo manurung ga pake penomoran??
Horas ma di hamu saluhutna marga manurung..
Amen..
chris manurung berkata
Horas..ampara Luxer! Boasa ingkon marbadai ala ni “penomoran”alias sundut?..menurut pendapathu..porlu do diterapkan “penomoran” asa tangkas taboto partuturon dihita angka pomparan ni ompunta Raja Toga Manurung na boloni.Ai nunga mansai torop angka pomparanai di saluhut portibion. Alai ingkon manat2 do hita taringot tu angka ruhut manang nilai2 na adong di hita.Perbedaan pendapat itu adalah hal yang lumrah.
jhon w manurung berkata
Horas buat kita semua Pinompar Ompu Toga Manurung
SELAMAT NATAL 2008 DAN TAHUN BARU 2009
SUKSES SELALU MENYERTAI KITA
Ampara Luxer benar Manurung sebab penyebutan kalimat ” horas ma hamu saluhutna marga Manurung “, kesan yang terbetik adalah seolah2 Ampara bukan Marga Manurung. Tolonglah Ampara ini masukan dari dongan tubuh diperbaiki dikemudian hari. Bravo..
Masalah Penomoran saya sepaham juga dibutuhkan tetapi ingat kita Manurung kurang terbiasa dengan penomoran itu,sebab hal itu memberikan kesan membedakan antara sesama manurung. Padahal ” Tona ” Ompu itu Manurung adalah SIPOLIN-POLIN artinya satu kesatuan yang tidak terbatas dengan penomoran secara khusus yaitu jika anak atau gadis Manurung dari manapun asal itu adalah anak dan gadis semua Manurung, itulah dalamnya makna tersebut.
Masalah siapa yang tua khan jelas Manurung ada 3 Hutagur2,Hutagaol,dan Simanoroni. Kita pasti tau siapa abangan dan itu nanti dapat diketahui dari asal kampungnya makanya sesama Manurung jika disebut kampung maka otomatis ketahuan abangan atau sebaliknya ( dengan syarat tau kita nama kampung asal di bona pasogit,jika tidak repot kalau Martarombo bisa debat kusir jadinya ).
Jika satu garis Manurungnya, mis. Hutagur2 tinggal sebut aja nama ompung kita dari atas maka akan ketahuan juga siapa abangan, tinggal kita tarik aja garis generasi tiap2 Ompu lalu urutan berapa ompu kita ketahuan siapa abangan dan seterusnya begitu. Tetapi dengan menyebut Ompu biasa sesama Manurung yang tau silsilah pasti uda tahu siapa Akkang siapa Anggi.
Tetapi yang harus kita tau adalah Manurung itu satu dan belum ada yang( maaf ) saling kawin mawin, sebab itulah pesan Ompu TOGA MANURUNG yaitu Motto SIPOLIN-POLIN.
Dan mari kita bergandengan Tangan kedepan tuk mendukung saudara kita tuk berkipra di Republik ini, melalui tugas dan pengabdian terhadap bangsa.
Mereka adalah Arthur Manurung (dpr RI Hanura),Sujono M (dpr RI PPRN),Guntur M (dpr RI Demokrat),Darsono M (dpr RI Demokrat) dan Provinsi yaitu Lintong Manurung (dprd jabar Kedaulatan) ada opininya ditulis diatas. Itu untuk bidang pengabdian..
Yang lain di tugas ada Edison M (calon Bupati Tobasa),Nurdin M (Jasa Marga),Managam M (BPN Pusat),Robinson M (Kapolres JAKTIM),Timor M (Hakim Agung) dan Roy M(ketua Patambor jabotabek) serta masih banyak yang lainnya.
Untuk itu kita harus saling bahu membahu membantu melalui Pikiran,tenaga,sosialisasi, dan waktu ada.
OK sukses selalu tuk kita Manurung..
Manurung NUMERO UNO..
Sukses selalu..
Jayalah trus..
Contact Person; 021 92129660
Jhonny SianRajaTuri berkata
HORAS MA DISASUDE ANGKA DA TULANGHU !
Jumolo au pasahat jalang tabe dohot jalang sangap tu hamu tulang.
Hupabotohon ma jolo diringhu tulang,goarhu Jhonny Sianturi pomparan ni Raja Turi sian sundut 16.
Maaf tulang saya mau memberi komentar mengenai masalah penomoran marga Manurung yang para tulang saya lagi bahas.
Begini tulang, saya marga sianturi nomor 16 dan jika saya bertemu dengan marga sianturi nomor 14,maka saya wajib dan harus memanggilnya Ompung tanpa memandang usia. Demikian juga sebaliknya jika saya bertemu dengan marga sianturi nomor 18, maka diapun wajib memanggil saya Ompung tanpa memandang usia ataupun ompung siapa yang menjadi siahaan/sianggian.
Dan jika berbeda satu generasi maka wajib dipanggil AmangTua/AmangUda tergantung ompung siapa yang siahaan dan tanpa memandang usia.Jika generasinya sama maka dipanggil angkang(abang)/anggi.
Konsep inilah yang dipakai semua marga-marga Batak jika mereka bertemu dengan saudara semarganya.
Mengenai arti dari RAJA MANURUNG “SIPOLIN-POLIN” NA SONGON SI SADA BOLIT, NA SO GABE PAIMBAR-IMBARON (KETURUNAN RAJA YANG SEMPURNA SEPERTI SATU WARNA, YANG TIDAK BISA DIBEDA-BEDAKAN)yang artinya kira-kira begini: Bahwa dimanapun keturunan Raja Manurung berjumpa,mereka harus menganggap keturunan Raja Manurung yang mereka jumpai tersebut sebagai saudara kandungnya.
Jika yang bertemu berbeda 2 generasi maka mereka harus menganggapnya sebagai Ompung/Pahompu kandungnya.Bila berbeda 1 generasi maka mereka harus menganggapnya sebagai AmangTua/AmangUda kandungnya.Dan jika generasinya sama mereka harus menganggapnya sebagai Angkang/Anggi kandungnya.
Yang saya ketahui tulang bahwa marga Manurung juga mememakai penomoran.Saya pernah bertemu dan berbincang-bincang dengan beberapa orang tulang Manurung,ketika mereka saling memperkenalkan diri memang yang pertama ditanyakan adalah Manurung apakah mereka (Hutagoal/Hutagurgur/Simanoroni)setelah itu diketahui lalu mereka saling menanyakan nomor.Dan mereka saling memanggil berdasarkan nomor generasi mereka seperti yang telah saya terangkan diatas Tulang.
Biasanya seseorang yang memanggil Angkang(Abang)/Anggi kepada saudara semarganya tanpa memperhitungkan nomor dari gennerasinya adalah seseorang yang tidak mengetahui secara pasti nomor berapakah dia dari generasi marganya.
Demikian juga poda dohot tona yang telah disampaikan ompung kami, bahwa dimanapun kami kalau bertemu dengan Marga Manurung kami harus memanggilnya TULANG tanpa memandang Manurung apakah mereka.
Dan menganggap tulang Manurung yang kami jumpai tersebut sebagai tulang kandung kami.
Khusus bagi kami pomparan ni RAJA HARINUAN DOLI, kami bukan lagi bere marga MANURUNG tetapi telah naik pangkat menjadi ANAK NI HAMBING marga Manurung.
Saya akan berikan sedikit tarombo RAJA MANURUNG DOHOT BORUNA yang saya ketahui Tulang.
RAJA MANGATUR :
A.RAJA MANURUNG/SIBORU HUTA NA HOT
B.SIBORU NA ILING(MILING-MILING)/TUAN SILAHI SABUNGAN
RAJA MANURUNG :
1.RAJA HUTA GURGUR
2.RAJA HUTA GAOL
3.RAJA SIMANORONI
4.SIBORU PINTA HAOMASAN/RAJA TAMBUN (MARPARIBAN)
5.SIBORU ANIAN NA ULI/RAJA TURI (ASAL MARGA SIANTURI)
RAJA TURI/ANIAN NA ULI :
1.RAJA ONDING (SIMANGONDING)/BORU NAPITUPULU
2.LUMBAN GAMBIRI
3.LUMBAN MATA NI ARI
4.SIBORU MANGIRING NA OMAS/RAJA HASIBUAN
RAJA ONDING/BORU NAPITUPULU :
1.SI RAJA HARINUAN DOLI/SI HARINUAN RAJA BORU MANURUNG/BORU MANALU RUMA HOLE
2.TUAN SI LATA LASIAK
RAJA HARINUAN DOLI/HARINUAN RAJA BORU MANURUNG (MARPARIBAN) disebut juga DATU BOLON NA SAPANJOU-JOUAN/SAGOAR dalam terjemahan Indonesia : SEPASANG DUKUN BESAR/SAKTI YANG BERNAMA SAMA.
Mereka sangat terkenal dan sangat disegani diseantero Tanah Batak.
Pada jamannya tak seorangpun dukun/paranormal mau berurusan dengan mereka berdua.
Sehingga karena terkenalnya mereka banyak keturunannya menganggap bahwa Marga Sianturi memanggil Tulang kepada Manurung karena Ompung SiHarinuan Boru Manurung,dan demikian juga Marga Manurung memanggil Bere kepada marga Sianturi karena Ompung Boru ini.
Songon i ma jolo na boi hupasahat tu hamu tulang.
Molo adong pambahenanhu manang panghataionhu na marhumuranglobi jumolo marsantabi Anak Ni Hambing muna on.
HORAS JALA GABE DIHITA SALUHUTNA POMPARAN NI RAJA MANURUNG !
Wilson Manurung berkata
HORAS ma dihita saluhutna, angka Haha/Anggihu, Lae, songoni pe tu bere nami Sianturi.
Las si tutu do rohangku di na adong foru sisongonon. ima naboi gabe wadah pembelajaran tu hita na tubu di tano pangarantoanon.
jadi aku sendiri Manurung Sihahaan(Hutagurgur), tinggal di bekasi. Jala na hualap boru ni rajai boru Nadapdap. sama dengan abang saya Joseph Manurung/br. Nadapdap.
ada beberapa hal yg ingin sy share utk haha/anggi sy (maaf hanya sebatas yg sy tahu) tentang :
1. Belajar Bahasa Batak, pada awalnya sy hanya mengerti sedikit
2x, tp setelah menikah sy berusaha utk lbh lg dng cara,
pertama: saya paksa agar teman kerja sy orang batak yg
kebetulan besat di bona pasogit utk berbahasa batak bila
berbicara dng saya, kedua: saya ikuti semua arisan marga,
dari marga Manurung, Nadapdap, Nasa ompu, dongan sahuta, dan
ketiga, saya berusaha berbahasa batak dirumah dng istri.
Dan ternyata itu semua berbuah baik. bahasa batak saya
menurut yg mendengar tdk ‘marpasir pasir’ (lumayan).
2. Penomoran, tidak benar bahwa marga Manurung ada penomoran.
karena disetiap sy bertemu dng marga manurung tua, muda,
bahkan beberapa raja hata sekalipun tdk pernah ada sy
mendengar ada yg bertanya mengenai nomor urut, dan bahkan sy
pernah bertanya pada dewan adat manurung, beliau mengatakan
tdk ada penomoran. Jadi mungkin yg didengar oleh bere kami
Sianturi adanya manurung yg menanyakan nomor, mungkin hanya
menanya sundut dari batas mereka yg satu ompu. bukan nomor
dari manurung secara keseluruhan (Hutaagurgur, Hutagaol,
Simanoroni). karena bila dng alasan tidak tahu silsilah
marganya, itu belum tentu. karena sy sendiri adong do TAROMBO
sian SIRAJA BATAK sahat tu AHU sandiri.
3. Mengenai panggilan, bila kita sama 2x hutagurgur, misalnya sy
dng abang Joseph Manurung/br.Nadapdap(maaf bang aku sebut
nama abang), yg pertama yg akan sy tanya kampung di bona
pasogit, karena dr kmp nya sj kita bisa tahu apakah siahaan,
sibitonga atau siampudan, kalau belum jg yg kedua, sy akan
tanya punguan nasa ompu, misalnya, kalau hutagurgur, punguan
sa ompu sian sundut pa 10 on, yaitu, Jarojang (di Sibisa),
Raja Naualu(di Parsunian), Patuan Bamban(di Pasunian), Puni
Unggul( di Sionggang)yg baru 2x ini mengadakan pesta tugu,
Sijambang(di Jangga), Sompa Oloan(di Narumambing), dan Tuan
Sogar(di Janjimatogu) saya sendiri. dan sy yakin utk Manurung
masih banyak lagi angka tugu ni ompungta.
Dan jika Hutagurgur dng Simanoroni misalnya, jika
sebaya/lebih muda, bisa kita panggil abang ke Hutagurgur,
jika jauh diatas kita walaupun itu dibawah umur bapak kita
kita bisa panggil bapa uda/amang tua, dan begitu jg
sebaliknya.
Karena jika kita bicara umur, maka tetap nomor urut itu tdk
membantu, karena bisa saja si A usia 40 tahun nomor urut 24,
sementara si B usia 17 tahun nomor urut 22, bisa saja kan.
karena mungkin nenek moyang dr si A dulunya adalah
perantau/agak terlambat kawin, sementara nenek moyang si B,
kebetulan gampang dpt jodoh, nah adakah bedanya nomor urut
maupun tdk ?, kalau kita sdh bicaa usia.
Karena sesungguhnya abang atau Adik Tanggung Jawabnya sama, ‘
boha asa dame’ saya kasih contoh yg unik.
Dalam acara-acara adat batak, sy contohkan disini marga
manurung Hutagurgur dalam pesta perkawinan, disini Bila Raja
Hatanya dari Hutagaol maka Protokolnya/Parsinabung dari
Simanoroni, atau sebaliknya. dan bila yg pesta adalah
Manurung Hutagaol, maka Raja Hatanya Simanoroni, dan
Protokolnya/parsinabung dari Hutagurgur atau sebaliknya, Raja
Hatanya Hutagurgur, dan Protokol/ Parsinabung Simanoroni.
Mungkin itu saja yg bisa sy share, mohon maaf/santabi di
hamuna Haha/Anggikhu, Lae, dohot dihamu bere nami Sianturi, atik adong hata 2x ku na hurang denggan.
Dan informasi, Patambor JABODETABEK pernah mengeluarkan VCD, tentang daerah/huta ni Manurung di BonaPasogit, mungkin itu bisa sbg pembelajaran kita, karena sy jg banyak tahu dr vcd itu.
Salam PATAMBOR
“MANURUNG SIPOLIN POLIN SI SADA ANAK SISADA BORU, Sauduran tu Dolok Sauduran tu Toruan”
Wilson Manurung berkata
Wilson Manurung
Horas !
Maaf utk abang Joseph/br. Sipayung, maksud saya pada tulisan diatas Abang Jhon Wisly Manurung/br. Nadapdap.
Salam PATAMBOR
“MANURUNG SIPOLIN POLIN SI SADA ANAK SISADA BORU, Sauduran tu Dolok Sauduran tu Toruan”
Jhonny SianRajaTuri berkata
HORAS MA DITULANGHU WILSON MANURUNG !
Mauliate godang ma hupasahat tu hamu tulang dimasukan nanilehon muna i.Molo na huboto tulang panundution(penomoran) ni marga adalah salah roh(inti) dari konsep DALIHAN NA TOLU.
Songon au tulang ramba naposo dope, ndang mangalap boru dope tulang alias doli-doli dope. Alai molo pajumpang au dohot marga sianturi sian sundut 14 ingkon manjou ompung do au tulang alana au marga sianturi sian sundut 16, nang pe satorbang(saumur) hami na dua.
Au pe songon i do tulang, nunga gabe ompung-ompung au tulang molo pajumpang dohot marga sianturi sian sundut 18.
Molo sian konsep Dalihan Na Tolu tulang ingkon mangihuthon PARTUBU do tulang.I ma partubu Namarhahang-anggi dohot partubu sian Panundution/Sundut(Penomoran).Alani dibaen da ompungta SIJOLO-JOLO TUBU sada tona na uli na denggan:
GOGO URAT NI DUHUT, GUMOGOAN DO URAT NI RI
GOGO URAT NI RI, GUMOGOAN DO URAT NI BULU
TOGU HATA NI UHUM, TUMOGUAN DO HATA NI PADAN
TOGU HATA NI PADAN, TUMOGUAN DO HATA NI PARTUBU
Ima sada umpasa na gabe tungko-tungko(dasar) ni Pardongantubuon disude pomparan ni Raja Batak na mangihuthon konsep Dalihan Na Tolu.Alani do tulang ditonahon angka ompungta na parjolo i, asa taboto tarombota be, alana sian tarombo do jumpang angka ruhut-ruhut ni partuturon dohot angka panjouion/panggoarion(sebutan kepada dongantubu :hahang/anggi,amangtua/amanguda,ompung,amang na matua(amangtuamangulahi).Diboru do tulang ndang adong panundution/penomoran isarana(contohnya):iboto ni among niba nijouma inangboru(namboru),alai boru ni ompung sian ginjang pe dijou do namboru.Sada nari muse iboto ni ompungta, tajou do tong ito.
Konsep sisongon on na sasintongna molo mangihuthon Dalihan Na Tolu Na Polin (asli) ima BISARA BOLON (BUDAYA AGUNG) pinungka ni Ompungta Sijolo-jolo Tubu i.
Dipungka ompungta i Tarombo asa unang lupa do hita diangka dongantubunta, borunta dohot hula-hula(tulangta).
Panundution/penomoran ingkon/wajib do adong diganup marga ni halak Batak.
Molo na nidok muna tulang mengenai ndang adong penomoran dimarga Manurung, molo na sasintong na, adong do tulang. Alai ndang gabe dipangke i diparsaoran siganupari (pergaulan sehari-hari) diantara sesama marga Manurung secara umum.
Songon i ma jolo na tarpasahat bere muna on tulang.
Molo adong namarhuranglobi tulang jumolo bere muna on marsantabi.
Sahat jalang tabe dohot jalang sangap tu sude tulang nami Pomparan Ni Raja Manurung.
HORAS !
Wilson Manurung berkata
HORAS MA DIAMANGBORUHU JHONNY SIANTURI !
Mauliate ma di Amangboru, diangka sharing muna di hami. Tarlumobi di ahu sandiri na tubu di tano pangarantoan on.
Tanda do na anak hambing ni manurung hamu, di boto hamu do tarombo ni tulang mula. mauliate ma.
Ai didia do angka haha/anggihu ?
sepertinya sdh gak kelihatan lg tulisannya…
“MANURUNG SIPOLIN POLIN SI SADA ANAK SISADA BORU, Sauduran tu Dolok Sauduran tu Toruan”
JHON WISLY MANURUNG berkata
Horas ma di Hita be Pomparan ni Toga Manurung dohot akka boruna dohot bere nang Ibebere.
Tu Lae Jhonny Sianturi ( doli2 dope jadi ni gora ma lae ate bere! )..
Taringot tu akka nonang2 partaromboan di hami Marga Manurung, memang toho do nani patorang ni bere i,alai hu solmalan do di pakke hami Manurung di pergaulan molo jumpang Hami ima Goar ni huta dohot Ompu do digokkon mangalusi sukkun, dang umum nomor didok.
Mungkin, songon contoh molo hami Hutagur2 au pribadi Sompaoloan jumpang tu Puniunggul molo dao umur (sataraf Natoras) jou on ma bapa tua,alai molo sataraf manang saumur jou on ma abang,jadi sude pinompar ni Sompaoloan tu toru molo jumpang tu pinompar ni puniunggul tu toru songoni do tong nang pagora na. Jadi tong songoni Hutagaol dohot simanoroni manjou abang do tu Hutagur2 nang akka Pinompar na,alai faktor umur do mambahen gabe asing panggora na, Misal au tu Manurung Simanoroni sa toho na jou akkang do alai alai diginjjang umur ma jadi gabe iba ma manjou Uda, jadi dang alani penomoran. Ido na somal terjadi, mungkin alani SIPOLINPOLIN..
Mungkin molo penomoran di pakke akan lebih rancu do tu akka penyebutan,alana Manurung adong tolu, jadi menghitung akka pinompar na tu toru gabe di bahen penomoran secara Universal gabe rancu. Alai Molo sagaris do mungkin boi ma berlaku sistem penomoran,Contoh Au molo Hutagur2 nomor 16 ma sundut hu (generasi ke 16 dari Hutagur2nya).Dan juga pernah saya ngomong ke Orang tua Manurung ketika ditanya saya jawab nomor 16 padahal dia masih keturunan Sijambang (jangga) lalu bingung kemudian dia jelaskan kalau saya itu manggil dia harus Bapa tua, sebab seumuran dengan Ortu dan yang dia lihat adalah karena saya Sompaoloan siadekan dan bila seumuran dia bilang panggil abang.
Jadi itulah mungkin mangapa Manurung jarang memakai sistem Penomoran, tapi kurang lebih benarnya akan saya lebih bertanya lagi kepada Natua-tua. OK ya Bere Kami Sianturi..
Kepada Appara Wilson M, boleh Pinjamin VCD. Didia do lakkam tinggal di Bekasi ? Hami di Perum Taman Alamanda Blok E4 no.29 Tambun Utara.
Anggi Boru Nada[dap sian Dia?
Maulite ma di hita sudena Salam SIPOLINPOLIN..
Wilson Manurung berkata
HORAS !
Tu Abanghu JWM,
Ima ate Abang, alani na sibuk i Abang, gabe ura lupa na adong anggina di bekasi.
roma Abang tu jabu, manang huleon pe annon molo jumpang hita.
Penasaran . . . #@!%^&@*&%#???!
“MANURUNG SIPOLIN POLIN SI SADA ANAK SISADA BORU, Sauduran tu Dolok Sauduran tu Toruan”
Sahala manurung berkata
Horas, jala selamat taon baruma tu sude hita pomparanni oppui Raja Toga Manurung, marga nabonggal jala namora. Sai anggiatma sude hita on di dongani TYME laho mandiori parngoluon siganup ari asa lam tu majuna marga manurung/Patambor. Songon boa-boa di hita sasudena nungnga adong website ni manurung, nangpe sian penampilan sai adong na hurang lobi manganju ma hita saluhutna, alana holan songon parsadaan ni hita do di luat portibion. Nungnga hubahen hami web on tanpa memakai uang kas patambor. Murnido on sian hita tu hita. Jala harap situtudo rohanami sian admin mangharaphon haradeon muna mangalehon akka berita di seluruh Idonesia on na marhubungan tu Patambor baik barita sosial, ekonomi, budaya, politik dohot barita akka naasing dope. Asa boi hubahen hami di majalah Patambor naung beredar di tongani mangajana.Molo bi dikirim dohot akka fhoto namandukung kegiatan i. di kirimma tu mail@patambor.com manang majalahpatambor@gmail.com. Mauliate sian redaksi majalah Patambor dohot patambor.com. HORAS…Sahala Manurung. Mauliate
Ferry berkata
Horas ma dihamu sude
Tarlumobi di amang boru nami Jhonny Sianturi.
mansai las roha manjaha komentar muna i, tarlumobi ma tu tarombo ni Raja Toga Manurung.Diingot hamu do hami tulangmu. Horas
fredrick manurung berkata
horas,
aku manurung hutagurgur,generasi ke-20, cucu ompu si tio..
di jakarta (par bintaro)
ada istilah “makin besar suatu komunitas maka makin besar pula tendensi perpecahan di dalam nya”,
tp hal ini syukur tidak terjadi pada kita turunan Manurung. sekalipun byk pertengkaran di tubuh keluarga kita, tapi kita tetap satu sbg anak n boru Manurung.
ada beberapa hal yg ingin saya tanyaikan dan mohon di jawab bila tahu.
1. saat opung saya meninggal, saya melihat seekor katak(kodok) yg mencaba masuk ke rumah, dan saya hendak mengusir nya, lalu di larang oleh salah satu abang sepupu saya. “jangan di usir katanya”. lalu kemudian saya mengikuti pemakaman opung boru(br manurung) teman saya, ada katak yg naik ke atas tana kuburan tersebut. dcoba diusir tp tdk mau, lalu pergi dengan sndirinya.
yg ingin saya tanyakan adalah: apa dan bagaimana “kisah” marga manurung dengan hewan “katak”?
(saya sempat dengar secara samar2 kisahnya)
2.di atas ada marga manurung yg beristri boru Nadapdap yg nota bene keturunan dari silahi sabungan yg adalah bere dari manurung.
apakah marga manurung bisa mar siambilan dengan bere2 nya?
sekian trima kasih.??
mohon di jawab.
Samuel Manurung berkata
Wah abang ampara namanya ya?? Keren banget situsnya bang jadi aku tahu Manurumg yang ada di Jakarta, Aku Simanoroni bang jadi AKu manggil abang aja ya?? hehe AKu mau tanya sama Marga manurung yang udah buka web ini, Ada gak yang punya Tarombo dari opung kita yang 1 Raja Mangarerak Mangatur sampai kita sekarang ini?? Aku penasaran banget bang!! THx Horas
Samuel Manurung
cie cie berkata
saya baru tau banyak tentang marga manurung dari sini.
sebenarnya saya mencari seseorang yang sudah lama tak jumpa, saya bingung mau cari kemana? saya cuma tau namanya saja Aris Feris Manurung.
kabar terakhir dia nikah dan pindah ke kampung halamannya. tapi saya tidak tau dimana itu.
yang saya tau biasanya oran batak itu ada yang namanya perkumpulan marga, siapa tau saya bisa dpt informasi dari situ, bagi teman2 yang bisa bantu tolong dong…
kangen banget nich…hehehehhe
foto juga tdk ada, tp biasanya nama orang batak itu beda2 jarang ada yang sama.
bagi teman2 yang tau please dong infonya,mungkin dia tinggal di daerah samosir, kalo tdk salah.
kalo ada info tolong beritahu di e-mail meli_ppic@yahoo.com
cagsclato berkata
treomb ,
buy diazepam online, carisoprodol, buy viagra on line, buy phentermine cod, order levitra, generic meridia, prozac drug,
DEDI MANURUNG berkata
HORAS MA DIHITA AKKA MARGA MANURUNG
NA ADONG DIPORTIBION……………
ANGIAT MA MANURUNG UNITED GABE PARSADAAN DIHITA PINOPPAR NI MNURUNG DISALUHUT PORTIBION
HORAS
DEDI MAANURUNG
WAMENA PAPUA
jimmy manurung berkata
kalau ada urutan tarombo marga manurung bang.thanks
JHON WISLY MANURUNG berkata
Horas buat kita Pinompar Manurung semua..
Salam sipolin-polin..
Mengenai Tarombo Marga kita ya seharusnya semua kita harus tahu, kalau yang jadi pasti gak ada dijual..
Tapi kalau Tarombo secara umum dari siraja batak itu ada dijual, dari situ aja kita menarik garis marga kita bisa kok..
Misal Raja Nairasaon punya anak 2 yaitu Raja Mangarerak,dan Raja Mangatur. Raja Mangarerak Punya anak laki 3 ( 2 boru, 1 ke Raja Tambun, 1 ke Raja Turi sianturi ), ke -3 nya yaitu;
1. Manurung Hutagurgur
2. Manurung Hutagaol
3. Manurung Simanoroni
Selanjutnya masing2 menarik ikutkan garis Ompungnya ke KITA nya.Pasti ketemu, lalu susunlah Silsilah itu buat dengan ketikan Komputer lalu laminating, jadi sudah..
Tetapi kalau membuat silsilah dari ketiga Ompung sampai ke KITA masing-masing repotlah kita gak saling tau ompung berikutnya kebawah dari masing2 sundut/tali segaris ompung.
Tetapi perlu dipikirkan oleh para tua2 kita yang ada di Kepengurusan Patambor Indonesia, untuk membuat dan menerbitkan ini sehingga kami2 Pinompar Toga Manurung yang muda2 ini gak lupa Tarombo Marga sendiri, tetapi sebenarnya VCD tentang ini sudah ada dari Patambor cuma masih kurang lengkap kebawahnya..
Sekianlah buat kita semua Dongan tubuhku Manurung,ito,bere dan Ibebere .. Salam Sipolin-Polin Horas..
kunjungi Website saya
http://www.mediatogamabekasi.blogspot.com
nathan andrew berkata
salam sipolin-polin………
santabi ampara john……
ia anak ni ompungta raja mangarerak, dada tolu alai sada do(anak sasada) ima siRAJA MANURUNG. anak ni si raja manurung do na tolui, ima sihutagur-gur, sihutagaol, dohot simanoroni
ia manurut ahu….
umbahen na dibahen ompungta siraja manurung motto manurung “sipolin-polin”, sisada anak sisada boru, alana anak sasada do ompungtai, ido umbahen na dibahen ompungtai i, asa sada do hita manurung songon ompungtai, “anak sasada”. nasojadi adong marga na asing dibagasan manurung i.
botima, mauliate
HORAS
salam SIPOLIN-POLIN……….
nathan andrew berkata
salam SIPOLIN-POLIN………
molo ahu sian sigaol(porsea) do ahu,
pinomparni ompui suhutagur-gur (hutagur-gur sompa oloan, pinompar ni raja manaluntum, ompung dagar) alai nuaeng ahu ndang di porsea(sigaol) be, nunga borhat tu medan laho patarushon singkola,
ba molo adong nanaeng mananda lebih tangkas… boi hita bungka i friendster gogo_nathanandrew@manurung.com
botima saotik perkenalan sian ahu. mauliate
salam SIPOLIN-POLIN……….
nathan andrew berkata
to lae si rajaturi(SIANTURI)
molo menurut ahu natumagonan do dang panghe penomoran,
memang denggan do penomoran i, binoto sundut niba dohot tarombo niba. alai adongdo hurangna molo panghe penomoran,
misalna. nomor 17 naposo bajar-bajar dope(mungkin ompungna antar maol marhasohotan), pajumpang dohot nomor 18 naung lumayan tua, tar dok ma nunga marpahompu. jadi sinomor 17 inghon manjou anaha do tu nomor 18 nanghin, mungkin nomor 18 nangkin manjou uda tu nomor 17 dang pola beha, alai molo si nomor 17 manjou anaha tu nomor 18, nunga hurang tamana, jala ndamng pas be pan dohan i.
alai molo somngon hami na so mambahen nomor, bebas do hami manjou sesuai adat na marlakku di hita batak. molo hira satorbang dope bajinou ampara manang abang manang adek, molo nunga hira hira marumur (hira dao di ginjang niba) jinouma bapatua molo hira tumua sian damang manang ompungna nunga siangkangan, jinouma uda molo hira hira umposo sian damang manang ompungna siampudan. tar songon ima. horas………….
JHON WISLY MANURUNG berkata
Salam Sipolin-polin buat kita semua pinompar Toga Manurung..
Koreksi dari apparaku Nathan A,Yap.. itu benar appara kesilapanku saat mengetik tidak saya koreksi dulu baru diposting. Terimakasih appara..
Kalau saya Manurung Hutagurgur Sompaoloan juga dari ompu raja Dompak mauli.( ayo siapa Siadekan/siabangan he..he..? )
Sukses terus dalam studynya ya..
Mari kita dukung SDM Manurung untuk eksis baik dilegislatif (Caleg) maupun di Eksekutif (calon Bupati Tobasa 2010, uda Edison Manurung).
Ok sampai jumpa lagi dilain waktu, Horas !!
nathan andrew berkata
salam sipolin-polin
tu bang jhonny……
manjou abang do iba, alana siampudan do hami manaluntum.
horas ma abang……
salam si polin-polin
Wilson Manurung berkata
HORAS ma dihita saluhutna, angka Haha/Anggihu,
Tu abang hu Nathan Andrew, sian sigaol do abang ate.
molo so sala ahu adong do disi tugu ni ompungta siampudan, na lupa do ahu goarni tugu ompu i.
Molo ahu Hutagurgur(Tuan Sogar), sian Janjimatogu.
jala paribanhu do abang Jhon Wisly, dangi abang ? ha.. ha..
“MANURUNG SIPOLIN POLIN SI SADA ANAK SISADA BORU, Sauduran tu Dolok Sauduran tu Toruan”
nathan andrew berkata
“salam sipolin-polin”
tu anggi niba wilson.
ido daba anggia…
disigaol “hutagur-gur” do ahu songon goar ni ompungta i si hutagur-gur, asa tanda hami na “sihutagur-gur”
adongdo nean disi manurung simanoroni, dohot sihutagaol.
ba dibahen madisi tugu ni ompungna. ianggo tugu ni simanoroni dang adong disi…..
horas
salam “sipolin-polin”
nathan andrew berkata
RAJA MANGATUR :
A.RAJA MANURUNG/SIBORU HUTA NA HOT
B.SIBORU NA ILING(MILING-MILING)/TUAN SILAHI SABUNGAN
lae raja turi ia ompung nami ndada raja mangatur alai raja mangarerak do. umbahen ido umbahen na gabe rerak hami di luat indonesia on.
jala sada nai, soripada ni ompung nami siraja manurung siboru huta nahot br BOR-BOR/MANANG NUAENG NAGABE MARGA PASARIBU
mediapatambor1378 berkata
Salam Sipolin-Polin !
Horas..
Salam sejahtera dan sukses selalu buat kita Pinompar Ompui Raja Toga Manurung..
Buat Anggi Nathan A, benar koreksinya terhadap tulisan bere kita Raja Turi, bukan Raja Mangatur tapi Raja Mangarerak. Sayapun baru baca dengan seksama tulisan itu.
Ngomong2 di Medan Kuliah, semester brapa sekarang? Semoga sukses trus, dan berbuatlah yang baik buat Bona Pasogit kita..
Buat Anggi Bapak Clara salam CS trus, sehat do borutta ? Molo borutta Margareth sehat do lam bijak bah, ketemu diarisanma sogot Ate, unang lupa bawa Modal tebal he..e..he.. BENTO !!
Buat semua Manurung yang ada dimanapun mari kita mendukung setiap langkah dan cita2 dari SDM Manurung tuk berhasil baik di legislatif maupun eksekutif atau bidang profesi lain. Sebab keberhasilan mereka adalah kebanggaan kita juga, ingat Caleg dari Manurung Hampir 60 tersebar diseluruh INA berjuang mari doakan dan dukung mereka. INGAT KITA ADALAH SIPOLIN_POLIN..
Maju trus Manurung, SAATNYA KITA TAMPIL !!..
Mauliate…
Jhonny SianRajaTuri berkata
HORAS MA DI ANGKA RAJA I, DA TULANGHU !
Jumolo pasahat tabi bere/anak ni hambing muna on, tu hamu sude angka da tulang.
Tarsingot ise do na mamompar ompungta RAJA MANURUNG, RAJA MANGATUR do manang na RAJA MANGARERAK adong do dua rumang(dua versi) na hu boto. Versi na parjolo i ma napasahat i, dohot versi na paduahon i ma na pinasahat muna i tulang.
Di angka tulanghu Marga Manurung pe na hea husungkun adong do tong dua rumang(versi) na marimbar(berbeda).
Alani tulang jumolo sahali nari bere muna on marsantabi molo tung adong na marhurang-lobi diangka na hupasahat di website on.
Adong do dalanna tulang di baenna hupasahat tu hamu, molo na mamompar ompungta Raja Manurung i ma ompungta Raja Mangatur.
Ai adong do sian ompung Raja Manurung siahaan (Raja Huta Gur-gur) sian horong Tuan Sogar na mamangke goar ” RAJA MANGATUR II “.
Jala muse sian piga-piga tulanghu marga manurung na hea husungkun, tarombo na songon na ginjang i do na pinaboa nasida tu au. Muse tulang molo ta bereng tarombo bolon ni halak batak tong do adong dua tolu versina.
Songon i ma jolo na boi hupasahat tu hamu angka tulanghu, molo adong na marhurang-lobi jumolo bere muna on sahali nari marsantabi.
HORAS JALA GABE MA DISALUHUT POMPARAN NI RAJA MANURUNG !
chris manurung berkata
Horas!Wahhh..bangga kali aku ini akan keberadaan kita,sebagai keturunan Raja Toga Manurung.Ada pertanyaan dan pernyataan pasti ada jawaban dan tanggapan,semua dibuat dalam suasana persaudaraan dan keakraban seolah-olah kita seperti sudah mengenal satu sama lain.Berarti perbedaan yang ada biarlah itu tetap ada selama itu tidak memicu perpecahan dan pertentangan diantara keturunan Ompunta Raja Toga Manurung.
I)Penomoran. Penomoran dalam silsilah di marga Manurung bukanlah sesuatu yang mengingkari atau mengkhianati motto “Manurung Sipolin-polin Sisada Anak Sisada Boru”.Ini tetap diperlukan,walaupun bukan harga mati atau sebagai suatu keharusan.Namun kita harus memandangnya sebagai elemen pendukung “Dalihan na Tolu”bukan sebagai pengotak-kotak diantara kita marga Manurung.Kita bukan meniru marga2 lain,yang lebih akrab dengan istilah penomoran tsb.Kita bisa kokk..dan memang sudah ada dari dulu penomoran itu.Memang sihh..kita bisa selama kita juga memperhatikan nilai2 dan norma2 yang ada di adat dan budaya Batak,sehingga hal tsb dapat diterima.
II)Raja Mangarerak,Raja Mangatur atau Raja Mangarerak Mangatur??..
Memang adalah hal yang lumrah bila ada perbedaan versi pada tarombo Raja Toga Manurung.Saya mau katakan hal tsb memperkaya data2 sejarah marga Manurung.Perbedaan sepeti ini ada ditiap-tiap Marga di Halak Batak,karena dahulu ompung2 kita tidak mengenal sistem pendokumentasian dan pengarsipan seperti saat ini.Ditambah lagi mereka dahulu lebih suka mencatat hal2 yang berhubungan dengan hadatuon,habisuhon,porhalaan dan yang bersifat superstisi.Kalaupun ada mengenai legenda2 kuno itupun sedikit yang dituang kedalam bentuk tulisan(aksara).Apalagi mengenai tarombo atau silsilah,lebih mengandalkan penyampaian secara lisan atau mulut ke mulut.Barulah pada abad dimana orang 2 Batak mengenal tulisan latin,maka dituangkanlah pada bentuk tulisan latin tsb.Tetapi,karena budaya lisan itulah,maka orang2 Batak tempo dulu memiliki ingatan yang kuat akan seluk beluk mengenai sejarah,tarombo serta adat istiadat Batak.
Raja Mangarerak adalah gelar yang diberikan kepada nenek moyang kita,karena nama kecil atau asli tidak diketahui,atau dahulu adalah tabu menyebut nama asli dikalangan orang Batak.
Didalam buku daftar keluarga di PATAMBOR Jakarta Timur,disitu disebutkan nama Raja Mangarerak Mangatur sebagai ayah Raja Toga Manurung.Tarombo tsb disalin dari Tarombo Raja Toga Manurung seIndonesia dan sudah disahkan.
Didalam salinan tarombo Raja Toga Manurung,yang ada pada keluarga besar Guru Solondungon Manurung,disitu tertulis bahwa Raja Mangatur adalah ayah dari Raja Toga Sitorus,Raja Toga Sirait dan Raja Toga Butar-Butar,padahal ada beberapa tarombo yang menyebutkan Raja Mardopang atau Raja Sitorus I sebgai ayah dari ketiga marga diatas.Kami masih memegang salinan Tarombo ni Raja Toga Manurung dan Raja Nairasaon yang adalah salinan ulang dari Rapat Raja2 Adat ni Marga2 pomparan Raja Nairasaon yang dilaksanakan dua kali tahun 1931 dan 1937 di dua tempat yaitu Bonggung,Uluan ??..dan Hatinggian,tempat bermukimnya pomparan Ompunami Raja Siarsam Manurung dan Ompu Boru Dorma boru Gultom Tujuan Laut.Salinan tersebut sampai ketangan kami berkat usaha Amangtua nami Ompu Tarida Uli Manurung (nahinan).
III)Raja Mangatur…Saya masih ingat ketika saya masih duduk di bangku SMP,saya pernah membaca surat kabar harian dari Medan yang memberitakan pesta Tugu Raja Mangatur yang dikatakan sebagai ayah dari Raja Toga Manurung.Saya juga pernah mendapat informasi mengenai Raja Mangatur II yang dilingkup tarombo dari Raja Hutagurgur.Menurut saya pemberian nama tsb pasti ada kaitannya dengan nenek moyang sebelumnya.Hal seperti ini juga adalah hal yang biasa di orang Batak dahulu kala,dan ini bisa ditemukan di marga2 lain juga.Artinya tarombo yang memuat Raja Mangatur sebagai ayah dari Raja Toga Manurung mungkin tidak keliru.
IV)Amangboru Siraja Turi (Sianturi).Horas Amangboru!poso dope ho songon na nidok mi tu hami i angka Tulangmu,alai salut do ahu tu parbinotoanmu mengenai tarombo ni angka Tulangmu.Mengenai sungkun2mu na tu hami mengenai tarombo na sian tulangmu,Ompunami SiRaja Simanoroni,songonna sulit, mangingot ai holan angka pinompar baoa (lahi2)do na tarsurat di tarombo nami.Alai yakin do ahu,boi do sungkun2 ni bere nami terjawab.On ma tarombo singkat ni ompunami SiRaja Simanoroni(VERSI PRIBADI)
Datu Pejel—Raja Nairasaon(MangarerakI)— Raja Mangatur(Mangarerak II)— Raja Toga Manurung — 1)Raja Hutagurgur/2)Raja Hutagaol/3)RAJA SIMANORONI
RAJA SIMANORONI—1)Raja Parminta/2)TUAN RIA SIBATU—JANJI DABOLON—TUAN RIA SIBUNTUON—RAJA SIARSAM—RAJA NASORTA—RAJA SIARSAM—GURU SOLONDUNGON
Adong do kemungkinan namboru nami siBoru Harinuan boru Manurung,i ma iboto ni Tuan Ria Sibatu dohot Raja Parminta,atau boru ni salah satu dari ompung nami nadua i (Tuan Ria Sibatu & Raja Parminta).Jadi molo ndang mengena do pe pemaparan niba di roha Amangboru nami,boi do hamu manungkun tu salah satu natua2 ni marga Manurung na adong duduk di dewan adat ni PATAMBOR Jakarta Timur,i ma Arifin Manurung/br Siagian (Santabi,Amanguda!!).Saulaon do hami dohot Amanguda on di Punguan Pomparan ni Ompu Tuan Ria Sibuntuon Manurung se-Jabodetabek.
Walaupun kita berbeda persepsi dan latar belakang,mari kita tetap bersatu saling mendukung sebagai sesama keturunan Raja Toga Manurung.Sukses selalu untuk kita semua dan Tuhan memberkati.HORAS,3x
nathan andrew berkata
tu : haha niba mediapatambor1378
santabi bah abang…..
molo boi nean ta bahen ma goarta asa tanda hita, molo songon on, so binoto beha bahenon manjou. botima
ima bah abang anggo ahu nuaeng semester 2 dope di Universitas HKBP nommensen.
molo tona ni abang i, si anggiatma bah….
tangianghon abang ma.
horas
“SALAM SIPOLIN-POLIN”
mediapatambor1378 berkata
Salam Sipolin-polin..
Horas ma anggi, nunga ditanda lakkam ahu via internet on. Ima goarhu JWM,Paribanku Ma Wilson M.
ido, taringot tu samaran i na lao patanda on do ima adong blog hubaen jadi i goar ni web na.
http://mediapatambor1378.wordpress.com
Mauliate ma tu akka dongan tubu dohot lae/amang boru Turi/raja sianturi. Memang menarik do ulasan ta on, alai songon na ni dok appara Chris memang adong do piga versi alai molo sa sintong na memang ikkon teliti do on.
Nang pe songoni rap menggali dohot manukkun ma jo iba tu akka natua2 na adong ate.
Jadi songoni ma jo ate tu akka dongan na adong di forum on, mauliate..
Horas,Salam sipolin-polin..
Ingat tinggal 17 hari lagi mari dukung dan pilih Caleg dari Manurung…
SAATNYA MANURUNG TAMPIL !!..
Jhonny SianRajaTuri berkata
HORAS MA DITULANNGHU CHRIS MANURUNG !
Santabi tulang, ndang Raja Turi au, amangboru muna ompung nami i.
I ma Raja Turi/Anian Na Uli na mamompar sude bere muna marga Sianturi.
Jumolo hupasahat mauliate godang tu hamu tulang diinformasi na dilehon muna tarsingot tu ompung boru Harinuan.
Molo tarombo na husurathon diginjang adong do i di tano Sibisa asal ni Raja Manurung, laos adong di si Tugu dohot Sahan ni Ompung Raja Manurung.
Di tugu na di Sibisa adong do patung ni Ompung Boru Na Iling (Similing-miling) manghunti aek na sian Mata Mual Si Mata Ni Ari.
Jala adong do Tano Pauseang dipasahat Ompung Raja Manurung tu angka boruna. Tu pomparan ni ompung Tuan Silahi Sabungan i ma tano na disekitar bandara Sibisa. Molo tu pomparan ni Raja Turi (Marga Sianturi) i ma tano na di bagasanna adong Mata Mual Si Mata Ni Ari. Laos i ma dalanna umbahen na dibahen da ompung Raja Turi/Anian Na Uli goar ni anakna siampudan Lumban Mata Ni Ari, asa marningot ma sude angka pomparanna tu angka da tulangna pomparan ni Raja Manurung.
Molo tarsingot tu Ompung Raja Mangatur dohot Raja Mangarerak, adong do turi-turian ni ompung na dua on.
Mangihuthon turi-turian(cerita) na hea hubege sian angka tulang Marga Manurung, ompung na dua on SILINDUAT (Anak Kembar) do.
Ndang binoto ise do Siahaan manag Sianggian.
I do na mambahen gabe dipasada goar ni ompungta na dua i, Raja Mangatur Mangarerak manang Raja Mangarerak Mangatur.
I do dalanna sipata goar ni ompung Raja Mangatur dibahen dijolo, sipata muse goar ni ompung Raja Mangarerak dijolo.
Dibahen ma songon i ala so adong be na mamboto tangkas (mengetahui dengan jelas) ise do ompungta na dua i PARJOLO TUBU.
HORAS MA DI TULANGHU MediaPatambor1378 !
Marsantabi au tulang sahali na ri, ai ndang RAJA TURI au tulanghu, Si Jhonny do goarhu.
So tung muruk annon Amang Boru muna Raja Turi tu au.
Ai dipangke hamu goarna laho manjou au bere muna on. ( ha..ha..ha ..) Na margait-gait do au tulang.
Songon i ma jolo na boi hupasahat tu hamu tulang, molo adong na marhuranglobi, marsipatingkosan/marsipadengganan ma hita tulang.
Sahat jalang tabi dohot jalang parhorasan tu sude angka tulanghu pomparan ni Raja Manurung.
HORAS JALA GABE MA DISUDE POMPARAN NI RAJA MANURUNG !
mediapatambor1378 berkata
Horas Salam Sipolin-Polin kepada semua Dongan Tubu,ito,bere/ibebere dan lae dan amangboru yang selalu setia megitu Forum ini..
Laeku Jhonny Sianturi,uda tau nya kita namanya itu tapi karna kami senang memanggil nama amangboru itu sekalian aja kami sebut,ia khan Cs biar tambah erat hubungan ini sampai kapanpun.Bahwa Sianturi adalah Ponakan Manurung, bukan begituuuuuu…he..he..
Untuk komentar lae itu saya sangat apresiasi sekali, banyak sekali pemahaman lae yang dalam tentang Marga tulangnya yang dimana kami sendiri mungkin tidak tau/menguasainya.
Seperti cerita diatas memang benar itu ada, dan beberapa kali saya dengar tentang hal itu waktu saya kecil.Itulah karna ini semua dulunya dari Ompung kita disampaikan secara lisan jadi bukti otentik mengenai ini dalam bentuk salinan tidak ada jadi harus diteliti keakuratannya.Memang Uda Chris bilang sudah pernah ada pertemuan dan kesepakatan yaitu pertemuan 1931 dan 1937 itu,jadi mungkin dokumen tentang Tarombo Manurung yang kami pegang adalah hasil keputusan itu.
Tapi tidak apa gak jadi masalah khan, biarlah kebenaran sejatinya itu tetap berdiri,dan yang sekarang adalah mari kita rekatkan persaudaraan diantara kita ” Halak Batak ” secara umum dan khususnya kita Keturunan Raja Toga Manurung Boru,bere dan ibebere agar Eksis kedepannya..
Horas buat kita semua ….
chris manurung berkata
“SELAMAT PASKAH” untuk semua warga Parsadaan Pomparan ni Raja Toga Manurung dohot Boruna yang berada dimana saja.Tuhan Yesus memberkati! Horas!
nathan andrew berkata
Salam sipolin-polin
HAPPY EASTER
TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEMUA
Semoga semangat paskah melekat dihati kita semua…….
AMIN
JHON WISLY MANURUNG berkata
Horas salam Sipolin-Polin..
Slamat Paskah Buat Kita semua Parsadaan Pomparan Toga Manurung.
Kelahirannya membawa Damai bagi Dunia, KematianNya membawa Kabar Suka Cita bagi Dunia.
SLAMAT MERAYAKAN PASKAH BAGI KITA
SEMUA YANG DIKASIHINYA..
Salam Patambor..
Sukses selalu..
arifinmanurung@yahoo.com berkata
Salam sejahtera,
Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan kita Yesus Kristus, dimana sampai saat ini kita masih diberikan kesehatan dan hidup.
Buat semua pomparan ni Toga Manurung, semoga Kasih Tuhan Yesus Kristus menyertai kita semua, saya juga sangat senang sekali adanya blog Manurung United ini, sehingga dapat memberikan informasi dan semakin mempererat sesama kita, saran saya, yok kalau kita rindu supaya Manurung united ini agar bisa membagi kasih, misalnya kita kalau jika ada saat ini diberikan Tuhan kesempatan duduk disatu jabatan yang baik,kalau boleh jika ada yang saudara kita yang kurang beruntung yok kalau bisa kita bantu ya dibantu ,supaya tanda kita marsaudara lah.mungkin ada juga manurung yang kurang pas marijuga kita dorong supaya mereka bisa maju, MAJULAH MANURUNG UNITED, sekilas info, bukan manggurui, mauliate.
sekianlah
Horas
021-7783-0278 ( Depok )
nathan andrew berkata
horas…….
Myspace Friends Comments
halasan manurung berkata
Mohon untuk kebaikan dan sebagai panduan di masukkan akar urutan turunan husus marga kita paling ninimal lima turunan dari atas untuk baiknya semua . trimakasih .
tobadreams berkata
http://tobadreams.wordpress.com/2009/06/07/kalau-indonesia-berperang-dengan-malaysia-bagaimana-sikap-peranakan-batak-mandailing-di-sana/
nathan andrew berkata
horas…..
Myspace Friends Comments
Berlin manurung berkata
Horas jala gabe ma di hita pinompar ni Oppunta
Horas,BapaTua,Bapa uda,abang. asal dari dolok nagodang porsea. manurung polin-polin berkah buat marga manurung semua,saya bangga akan marga manurung. marga manurung klau bersatu memang bagus, tapi klau manurung bersatu menanam pohon dan membuat pemersatu tentang lingkungan hidup dan melestarikan budaya. kemungkinan manurung jadi orang bijak dan arif. menyatukan diri dengan alam semesta.
yesi.manurung berkata
Syalom,,,,Horas,,, ma di hita sdena pomparan ni Raja Manurung..
Salam knal dr sya,Yesi br.Manurung,sya lahir di p.Siantar.
Sya sgat stuju dgan smua kritik dan sran para Ito”sya dan kka sya’ yg di atas,kt sebagai pomparan raja manurng hrs slg menghargai dan tolong menolong dan yg terutama memperkuat tali persaudaraan khusus bt kt keturunan Manurung.
Saya berhrap bt Ito maupun kka” yg ada di tnh perantaun khusnya pomparan Manurung,jgnlh pernah meninggalkan taromboh hlk batak terutama mengenai marga.
Dan ttplah di bw derajat dan martabat Manurung.
Buet perantaun yg berada di luar ngri,Hrp ingt sllu Bona Pasogit kita Manurung…
Trim”z dr sya n Horas,,,,,,,,,
jhon wisly manurung berkata
Horas buat kita Manurung, mari kita dukung dongan tubu untuk membangun Tobasa lewat Pilkada Tobasa 2010. Semoga dongan semarga kita dapat berbuat yang terbaik dan sesuai harapan masyarakat, Mari kita dukung lewat doa dan support untuk dongan tubu kita Drs. Edison Manurung,MM.Horas salam sipolin-polin…
Klik http://www.mediapatamborindonesia1378.wordpress.com
jhon wisly manurung berkata
Horas buat kita Manurung, mari kita dukung dongan tubu untuk membangun Tobasa lewat Pilkada Tobasa 2010. Semoga dongan semarga kita dapat berbuat yang terbaik dan sesuai harapan masyarakat, Mari kita dukung lewat doa dan support untuk dongan tubu kita Drs. Edison Manurung,MM.Horas salam sipolin-polin…
Klik http://www.mediapatambor1378.wordpress.com
Yesi.Manurung berkata
Horassss,,,,Ito,sya mo tnya.
Ito,jhon orng mna????n Manurung ap????
Btw kpn tu To,Pilkadanya?????
JHON WISLY MANURUNG berkata
Horas juga ito, salam sipoli-polin buat kita semua Pinompar Ompu Toga Manurung. Sukses selalu..
Jelasnya saya ito orang Batak Marga Manurung, Ya khan he..he..( kayak mbah Surip ketawanya, canda !! )
Saya Manurung Hutagugur ito, Raja Sompaoloan dari Narumambing Porsea. Kalau asal udah lahir di Pagurawan Kab. Batubara, tinggal di Bekasi.
Tentang Pilkadanya 2010, mungkin bulan April. Mari kita dukung Saudara kita dongan tubu lewat doa dan support melalui keluarga besar kita yang ada di Bona pasogit Tobasa. Agar dapat terpilih untuk bekerja dan melayani masyarakat Tobasa untuk lebih baik kedepannya.Dukungannya sangat diharapkan ito..
Ok salam damai buat kita semua, semoga sukses dan jaya selalu..
Majulah trus…
Salam Patambor Sipolin-polin !..
Yesi.Manurung berkata
Horas,,,
Ohhh,,,ternyata Ito manurnug Hutagurgur Yach,sm donk Ito.
Saya jg manurung Hutagurgur(ktnya sich Air yang bru mendidih heeee)
Jd Ito tinggal di bekasi,,,udh lm yach Ito???
Btw sring nda plkm ke Bona Pasogit????
Benar kt hrz sling mendukung dlam pilkada yg akn dilaksanakan thn dpn.
Ocey dech mga sakses smua bt pomparan marga manurung
Slm,,,,n
” gbu”
Horassss…..
JHON WISLY MANURUNG berkata
Salam sipolin-polin..
Terimakasih ito,semoga sukses selalu bersama kita semua, untuk itu marilah bersatu dan saling mendukung satu sama lain di kita Pomparan Raja Toga Manurung, sesuai Tona ni Ompung yaitu ” Sipolin-polin “, artinya sisada anak sisada boru. Arti secara khusus bersatu padu dalam kesatuan tanpa membedakan Manurung apa dia dan darimana.
Masalah pulang jarang ito, tapi Desember rencana pulang ada sebab ada acara dikampung. Di Bekasi hampir 7 tahun.
Ok salam damai, tuk semua. tolong akses http://www.mediapatambor1378.wordpress.com
Mauliate..
tobadreams berkata
LOMBA KARYA TULIS TOBALOVER :
Jurus Baru Penyelamatan Danau Toba
TOBALOVER, sebuah komunitas berbasis jejaring sosial Facebook, akan menyelenggarakan Lomba Karya Tulis (LKT) bagi pelajar SLTP dan SLTA di tujuh kabupaten seputar Danau Toba. Lomba berhadiah total Rp 25.000.000 ini, bertujuan menanamkan sejak dini kepedulian terhadap pelestarian Danau Toba dan lingkungan sekitarnya.
Bersamaan dengan penyelenggaraan lomba ini, TobaLover berencana mengadakan program pelatihan singkat bagi para penggiat dan relawan lingkungan di tujuh kabupaten tadi. Tujuannya untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan strategi mengedukasi masyarakat. Program ini akan diberikan oleh Yuyun Ismawati, penggiat lingkungan di Bali yang belum lama berselang mendapat penghargaan internasional Goldman Environmental Prize 2009–yang sering pula disebut sebagai Nobel Lingkungan.
Menurut Ketua Panitia LKT Tobalover, Robert Manurung, lomba bertema “Danau Toba Yang Kucinta” ini mencakup tujuh kabupaten yang bersinggungan langsung dengan Danau Toba, yaitu Simalungun, Tanah Karo, Tobasa, Tapanuli Utara, Samosir, Humbang Hasundutan, dan Dairi. Lomba ini berlangsung sejak 21 Agustus hingga 1 Oktober 2009. Pemenangnya akan diumumkan tanggal 22 Oktober, sedangkan penyerahan hadiah dilaksanakan pada perayaan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2009.
”Kita menyadari, upaya penyelamatan Danau Toba tidak akan berhasil selama penduduk setempat hanya sebagai penonton atau pelengkap penderita seperti selama ini,”jelas Robert Manurung seraya menegaskan, ”Melalui penyelenggaraan lomba ini, kita ingin mendorong tumbuhnya kepedulian di kalangan remaja dan pemuda di tujuh kabupaten itu untuk melestarikan Danau Toba dan lingkungan sekitarnya.”
Ditegaskannya, melalui lomba ini TobaLover ingin mendorong upaya penyelamatan Danau Toba menjadi bersifat bottom up. “Jurus baru” ini diyakini lebih layak diandalkan dan diharapkan dibanding pendekatan top down, yang sifatnya elitis dan sarat KKN seperti dianut selama ini. “Kenapa sebelumnya tidak pernah diadakan lomba semacam ini ? Karena sumber dana organisasi-organisasi penyelamatan Danau Toba adalah pihak-pihak yang secara langsung maupun tidak langsung ikut merusak danau itu dan lingkungan di sekitarnya. Makanya, dalam penyelenggaraan LKT ini, kita akan mengutamakan donasi dari mastyarakat, khususnya para pecinta Danau Toba yang berkecimpung didunia maya,”jelas Robert.
Dalam lomba ini, peserta diminta memaparkan peranan nyata yang dapat mereka lakukan, guna mengatasi tiga masalah besar`yang menyebabkan krisis lingkungan di Danau Toba dan sekitarnya. Ketiga masalah besar itu adalah penggundulan hutan yang mengakibatkan kian menipisnya daerah tangkapan air, kebiasaan penduduk membuang sampah ke danau, dan pencemaran air danau oleh limbah pakan ikan (pelet) dari kerambah apung yang kian menjamur di sana.
Dewan Juri lomba ini, jelas Robert, terdiri dari para wartawan, penulis, dan blogger kawakan. Ketua Dewan Juri adalah penulis novel Sordam, Suhunan Situmorang; yang didukung oleh wartawan sekaligus blogger kawakan Toga Nainggolan sebagai Sekretaris Dewan Juri.
——————————————————————
KETENTUAN LOMBA
I.Kategori :
SMP & SMU sederajat.
II. Syarat-syarat lomba :
1. Terbuka untuk pelajar SLTP (Kategori 1), pelajar SLTA (Kategori 2) yang masih aktif sebagai siswa pada sekolah-sekolah terdaftar di 7 kabupaten sebagai berikut : Tanah Karo, Simalungun, Samosir, Tobasa, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, dan Dairi.
2. Lomba dimulai tanggal 21 Agustus dan ditutup pada tanggal 1 Oktober 2009.
3. Setiap peserta hanya diperkenankan mengirimkan 1 (satu) karya tulis untuk dilombakan.
4. Peserta bebas membuat judul sendiri, namun harus menuliskan di dalam naskah mana yang dipilih menjadi acuan di antara tema dan subtema di bawah ini :
TEMA : “DANAU TOBA YANG KUCINTA”
SUBTEMA :
a. Yang harus kulakukan supaya hutan di sekitar Danau Tobaku tidak
semakin gundul.
b. Yang harus kulakukan supaya Danau Tobaku tidak menjadi tempat
sampah dan airnya tidak semakin gatal.
c. Tak akan kubiarkan Danau Tobaku kering.
5.Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Diperkenankan menggunakan seperlunya istilah bahasa Batak dan harus ditulis miring atau italic.
6.Naskah harus asli (bukan jiplakan atau saduran). Keaslian karya tulis menjadi pertimbangan utama Dewan Juri dalam menyeleksi dan menentukan pemenang.
7.Naskah diketik atau di-print out dalam kertas ukuran A4, dengan spasi 1,5 dan menggunakan jenis huruf (font) Times New Roman ukuran 12, dengan margin rata di sebelah kiri dan kanan (justified).
8.Panjang naskah karya tulis antara 6-10 halaman ketikan atau print out; masing-masing rangkap 3 (tiga).
9.Naskah karya tulis harus disertai lampiran berupa :
a. biodata dan foto peserta
b. Fotocopy kartu pelajar/surat keterangan dari guru wali kelas.
c. Alamat sekolah secara lengkap, disertai nomor telepon jika ada.
d. Alamat rumah peserta dengan disertai nomor telepon yang dapat dihubungi sewaktu-waktu.
III. Ketentuan pengiriman naskah :
1.Naskah beserta lampirannya dimasukkan ke dalam amplop tertutup. Cantumkan kategori peserta dan kabupaten tempat sekolahnya, contoh “Kategori 1/Tapanuli Utara” di sebelah kanan atas amplop, dan kirimkan melalui pos ke :
Panitia Lomba Karya Tulis “Danau Toba Yang Kucinta”
Komplek Deli Sejahtera Blok XIII Nomor 122,
Pasar V Marelan, Medan 20256.
2. Naskah yang berhak ikut lomba adalah yang dikirimkan paling lambat tanggal 1 OKtober, dibuktikan dengan cap pos.
IV. Hadiah bagi para pemenang :
1. Total Hadiah yang akan diperebutkan senilai Rp 25.000.000-
2. Karya tulis para pemenang akan dipublikasikan di surat kabar yang terbit di Sumatera Utara dan di website tobalover.com.
V. Ketentuan lain
Setiap naskah karya tulis yang ikut dilombakan menjadi milik Panitia, namun hak cipta tetap milik peserta. Panitia berhak menerbitkan karya-karya yang dilombakan tanpa memerlukan ijin atau persetujuan dari peserta.
VI.Pengumuman pemenang & penyerahan hadiah
1.Pemenang Lomba Karya Tulis “Danau Toba Yang Kucinta” akan diumumkan tanggal 22 Oktober 2009 melalui website tobalover.com, media cetak, dan radio.
2.Panitia akan mengirimkan surat pemberitahuan resmi kepada setiap pemenang yang kemudian harus ditunjukkan oleh yang bersangkutan pada saat penyerahan hadiah.
3. Penyerahan hadiah bagi para pemenang akan dilaksanakan bertepatan dengan perayaan Hari Sumpah Pemuda, tanggal 28 Oktober 2009. Cara dan tempat penyerahan hadiah akan diumumkan kemudian.
Jakarta, 21 Agustus 2009
Panitia Lomba Karya Tulis TobaLover
Hj Sudartiek Manurung berkata
Kapan nih boss pengumuman pemenangnya.
thanks
anton berkata
Wah …baru kali ini aku baca artikel menarik tentang marga ku….horas tu manurung united…aku anton manurung (hutagurgur) lahir di medan.. tp asal orang tua dari Janji Matogu, tepatnya desa lumban hariara…bicara tentang manurung wah almarhum bapak ku paling menguasai karena beliau sering menjadi pembicara dari parsadaan manurung kotamadaya medan denai untuk acara adat di medan. Keliatannya bakat tersebut tidak menurun kepada ku walau aku sudah terlalu sering diajak ke setiap acara adat. Tp aku tetap hormat dan salut pada setiap urutan kegiatan acara adat batak yang memegang teguh aturan yang telah dibuat ompung terdahulu sebagai panduan bagi penerusnya tanpa meniadakan ajaran Tuhan.
Bagi siapa saja yang pingin bersahabat dan bertukar fikiran khususnya membantu aku secara khusus untuk lebih mendalami dan mengerti parsadaan manurung ini silahkan email ke parlinggomanantonius@yahoo.com.. saat ini aku tinggal dan bekerja di kota cikarang.
Mauliate ma tu hita sasudena. horas n Gbu all
tipo manurung berkata
kepada apara2 dan ito2ku
mohon kalo ada saudara semarga kita yg belu kerja tolong d bantu
ok
sukses manurung
dedy manurung berkata
Horas bung edison boado kbr…..?
Martua Sirait berkata
Horas!
Di Lae Chris Manurung, pada posting nomor 50 tanggal 23 Maret 2009 menyebutkan memiliki dokumen Rapat ni Natuatua ni Pomparan Narasaon di Hatinggian pada Tahun 1937. Apakah saya bisa mendapatkan copy/salinan dokumen tersebut?
Martua Sirait
Ch.Manurung berkata
Horas ma dihita saluhutna!
Untuk Lae Martua Sirait,senang membaca niat anda tsb.Saya katakan itu sudah merupakan salinan alias kopi entah yang keberapa kali.Namun kalo melihat kondisi kertasnya,saya rasa sudah lama juga Lae,sehingga saya sendiri mengambil inisiatif untuk melaminating agar tidak cepat rusak.Saya juga mau katakan bahwa tarombo tsb adalah kesepakatan para raja2 adat keturunan Ompunta Raja Nairasaon pada masa itu.Saya pribadi tidak terlalu berpatokan pada tarombo masa tsb,karena dikemudian hari juga ditemukan,pada tarombo kami,salah satu turunan Raja Simanoroni Manurung,Raja Mangantar/Parminta sebagai anak Raja Simanoroni Manurung selain Tuan Ria Sibatu,yang selama ini dikenal sebagai satu2nya anak dari Raja Simanoroni Manurung.Lalu yang berikutnya adalah mengenai tokoh Raja Mangatur yang selama ini dikenal sebagai leluhur dari Sitorus ,Sirait dan Butar-Butar.Dan Raja Mangarerak sebagai leluhur Manurung.Namun dilain pihak ada yang menulis bahwa Raja Mangarerak Mangaturlah leluhur Manurung dan Raja Mardopanglah leluhur Sitorus,Sirait dan Butar-Butar (versi Tarombo Raja Toga Manurung yang ada pada buku daftar warga PATAMBOR Jakarta Timur).Sewaktu saya SMP saya pernah membaca harian dari Medan yang memuat berita pesta tugu Raja Mangatur yang dikatakan sebagai ayah dari Raja Toga Manurung.Dikemudian hari saya menemukan bahwa ada tokoh yang bernama RAJA MANGATUR II MANURUNG,keturunan dari Raja Hutagurgur Manurung.Saya tersadar,kalau ada orang yang bernama atau bergelar Raja Mangatur II (kedua)berarti ada yang pertama.Saya sempat juga berdiskusi dengan teman2 bermarga Sitorus yang agak “kekeuh” untuk mempertahankan berdasarkan tugu Raja Nairasaon yang ada di Sibisa.Boleh2 saja,namun kita harus sadar bahwa tarombo2 yang dahulu bukanlah “harga mati”dalam meneruskan sejarah kita.Melalui pengkajian dan penemuan2 yang baru dalam sejarah dan silsilah kita,saya yakin kita akan semakin dilengkapi atau di”up date” sehingga kita tidak menjadi kaku akan hal2 baru dikemudian hari.Salah satu contoh mengenai pemakaian nama leluhur oleh keturunannya kelak,yang ada di tarombo kami.Nama Tuan Ria Sibatu Manurung,kelak akan dipakai lagi oleh pahompunya ,yaitu Tuan Ria Sibuntuon,gelar TUAN RIA lalu diikuti nama kampung asalnya.Kalau kita rajin membaca buku2 yang mengupas sejarah marga2 Batak,kita akan dibukakan bahwa pemakaian gelar leluhurnya sering diikuti oleh keturunannya,namun biasanya keturunan dari anak tertua(laki2).Lae saya rasa Lae bisa mengkopinya asalkan berkenan menulis alamat e-mail yang Lae punya.BTW..Di dia do hutamuna?…maksud niba na di Bona Pasogit an?…
martuabsirait berkata
Mauliate ma Lae di angka informasi na ni lehon muna. Mansai arga situtu do
angka dokumen na adong. Atik pe songon na di dok lae, belum tentu i sebagai
kebenaran na sasintongna.
Molo Emailhu: martuasir@gmail.com
Tabe ja horas!
Martua Sirait
Hj Sudartiek Manurung berkata
Horas ma dihita sudena pomparan ni Manurung.sebagai upaya mendukung Manurung si polin polin kami memberi discount 15 % untuk kost di AsterKost 1 dan 2 Jatiwaringin untuk Keluarga besar Patambor.
Terima kasih
Hj Sudartiek Manurung